
Situs yang sedang kamu baca ini dibangun dengan Laravel, Inertia, dan Svelte. Kombinasi ini memberi rasa aplikasi single-page tanpa harus membangun dan merawat API terpisah.

Dengan Inertia, controller cukup mengembalikan data sebagai props halaman. Tidak perlu menulis endpoint JSON, mengatur CORS, atau menyinkronkan dua proyek. Validasi tetap memakai Form Request milik Laravel, dan pesan galatnya otomatis sampai ke form di sisi klien.
Svelte menghasilkan kode yang lebih sedikit dibanding banyak framework lain. Dengan Svelte 5, reaktivitas ditulis lewat runes yang eksplisit dan mudah dibaca, sehingga komponen form dan tabel di panel admin tetap singkat.
Inertia bukan pengganti API. Ia menggantikan lapisan fetch antara controller dan halaman, bukan kontrak layanan untuk klien lain.
Pendekatan ini kurang cocok bila kamu memang butuh API publik untuk aplikasi mobile atau pihak ketiga. Dalam kasus itu, tambahkan lapisan API terpisah di samping halaman Inertia.
Untuk situs personal dan aplikasi internal, stack ini terasa efisien. Satu bahasa di backend, satu framework ringan di frontend, dan alur kerja yang konsisten dari database sampai tampilan.